MAKASSAR – Melihat sejarah Osiloskop, kata Osiloskop berasal dari dari gabungan dua kata dari bahasa yang berbeda, bagian pertama berasal dari bahasa Latin ‘Oscillare’ yang berarti mengayun ke belakang dan ke depan. Bagian kedua dari bahasa yunani Klasik ‘Skopein’ yang berarti untuk mengamati, bidik, memeriksa.

Jadi Osiloskop adalah jenis alat uji elektronik yang memungkinkan tegangan sinyal ditampilkan pada layar berformat dua dimensi, dengan detail yang sangat tinggi.

Universitas Mercu Buana pada Ritech Expo tahun ini menampilkan inovasi simulator osiloskop. Inovasi ini lahir karena banyak orang yang belum tentu bisa atau paham mengenai penggunaan osiloskop yang sesungguhnya.

“Pada saat saya kuliah di Unhas, pada saat pengukuran teknik osiloskopnya, dari beberapa mahasiswa cuma ada 2 orang yang bisa menggunakan karena alat juga terbatas. Jadi mindset mahasiswa pada saat itu belum pakai tapi sudah takut duluan, sudah drop, berpikir tidak akan bisa menggunakannya,” ujar Indah inventor dari Universitas Mercubuana.

Dalam fiturnya aplikasi simulator ini menurut Indah sangat mudah digunakan, seperti alat aslinya, interaktif, fleksibel, dan ringan.

Indah menjelaskan bahwa alat simulator ini memiliki fungsi yang dapat digunakan untuk mempelajari pengoperasian dan fungsi osiloskop, sehingga osiloskop yang sesungguhnya di laboratorium dapat digunakan secara lebih efektif dan lebih efisien, serta dapat menunjukan cara kerja osiloskop dan melakukan eksperimen, seperti menggunakan osiloskop yang sesungguhnya, dan penampilan serta pengoperasiannya menyerupai osiloskop sesungguhnya, sehingga pengguna dapat berinteraksi dan mempelajari konsep dasar pengukuran menggunakan osiloskop dengan program ini secara cepat dan mudah. (DZI/DR)

img-20170811-wa0029