Keberhasilan implementasi dan pemanfaatan IT & TELCO di perusahaan, institusi pemerintahan termasuk BUMN, BUMD dan lembaga lainnya mampu mendorong terciptanya pengelolaan manajemen dan binis menjadi lebih efesien, efektif, profsional dan berdaya saing tinggi.

Sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan atas keberhasilan implementasi TIK, majalah Itech yang juga mendapat dukungan dari Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo), kembali menyelengaraan Penganugerahan TOP IT & TELCO 2017 dengan tema Digital Business Transformation for Great Indonesia, di Jakarta (31/10) Pada kesempatan tersebut BPPT terpilih sebagai salah satu Top IT Implementation on Institution.

“Kebutuhan IT memang sangat diperlukan suatu institusi atau lembaga seperti BPPT, kita sudah berusaha menerapkan seperti SKP, absensi dan lainya. BPPT merupakan salah satu lembaga yang menggunakan IT secara online. Ini akan terus kita tingkatkan penggunaannya”,  kata Kepala BPPT Unggul Priyanto disela acara tersebut.

Kedepan menurut Unggul, kita akan berusaha semaksimal mungkin menggunakan IT, sehingga dengan demikian urusan-urusan atau pekerjaan bisa lebih cepat  dan efesien.

Sementara Direktur Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Michael Andreas Purwoadi menambahkan, penerapan IT di BPPT sudah cukup maju dan sudah menggunakan IT tidak hanya untuk internal, tapi juga menggunakan IT untuk pelayanan keluar.

Menurut saya kita sudah cukup maju tapi harus lebih maju lagi, e-government adalah salah satu contoh penggunaan IT yang digunakan untuk luar, jelas Michael.

Lutfi Handayani, Ketua Penyelenggara TOP IT dan TOP TELCO yang juga Pemimpin Redaksi Majalah Itech menambahkan, bidang TIK terus mengalami perkembangan yang cepat sekali, baik aplikasi software bisnis, produk hardware dan solusi lain berbasis IT dan TELCO.

Terlebih dengan berkembangnya konsep smart seperti smart city, smart office dan konsep lain yang kian berkembang luas di era internet ini. Karena itu, setiap tahun Kegiatan TOP IT & TOP TELCO ini juga selalu ada dinamika baru yang berkembang. jelas Lutfi. (Humas/HMP)