Kayu Agung (24/10/18); Sebanyak 2.015 kg benih benih varietas padi unggul BATAN Bestari dan Suluttan Unsrat 1 siap disebar di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) khususnya di wilayah Kecamatan Lempuing Jaya dan Kecamatan Tanjung Lubuk akhir Oktober 2018 ini. Benih tersebut seluruhnya sudah  dilabel oleh UPTD  Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPSB) Provinsi Sumatera Selatan. Jumlah ini diperkirakan mencapai luasan lahan lebih banyak dari target 65 Ha yang ditargetkan.

Benih yang akan di sebar merupakan hasil penangkaran sebelumnya oleh Kelompok Tani UPB Dewi Murni Desa Lubuk Makmur Kecamatan Lempuing Jaya, penangkaran dan penyebaran kali ini masih dalam rangkaian kegiatan Promosi Hasil Litbang Iptek Nuklir (PHLIN) kerjasama PDK BATAN dengan Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura (KPTPH) Kabupaten OKI.

Meskipun di daerah Lempuing Jaya sudah lama mengenal padi BATAN, namun Jayin Ketua Kelompok Tani UPB Dewi Murni mengaku baru pertama kali menangkarkan varietas Bestari dan Sulutan Unsrat, menurutnya untuk kali pertama menangkarkan hasilnya cukup baik sekitar 7,5 ton/ha, di atas hasil rataan panen kabupaten OKI 5,2 ton/ha. Kabuaten OKI sendiri meruakan salah satu lumbung padi di Sumatera Selatan dengan luas wilayah lahan terbesar kedua sebanyak 115.639 Ha.

Jayin mengungkapkan petabi lain setelah melihat Bestari dan Suluttan sangat tertarik, bahkan pada saat panen banyak yang meminta menukar varietas untuk bias mencoba. “Waktu panen saya tidak ada di tempat, malah ada yang langsung menukar benihnya di lapangan langsung ke anak saya, saya bilang sayang karena ini hasil penangkaran”

Musim tanam kedua di OKI sendiri agak mundur ke akhir Oktober dan awal November dikarenakan musim panas yang berkepanjangan, beberapa sawah tadah hujan dan pasang surut masih belum optimal jika untuk ditanami.

Sementara itu dalam kesempatan terpisah Kepala Dinas KPTPH Kab OKI Syarifudin mengungkapkan perlu pendampingan berkala untuk para petani terkait dengan program PHLIN, Khusus untuk BATAN secara khusus ia meminta apakah ada varietas padi khusus untuk sawah pasang surut. “OKI ini sebagian besar sawah pasang surut, jika ada padi khusus untuk pasang surut akan lebih baik” demikian ujarnya. (eph)