SLEMAN – Pemilihan umum secara elektronik dapat menjadi solusi efesiensi dalam proses pemungutan suara dan penggunaan sumberdaya manusia. Pemilu elektronik juga jadi jawaban terhadap masalah penghitungan di tempat pemungutan suara yang tidak akurat.

Terkait hal tersebut, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) bersama Pemerintah Kabupaten Sleman menandatangani MoU dan Perjanjian Kerja Sama tentang Penerapan Sistem Pemilihan Kepala Desa Elektronik dalam Penyelenggaraan Pemilihan Kepala Desa di Kabupaten Sleman, di BPPT (07/05).

Penandatanganan tersebut dilakukan langsung Kepala BPPT Hammam Riza dan Bupati Sleman Sri Purnomo serta Direktur PTIK BPPT Michael A Purwoadi dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sleman Priyo Handoyo. Penandatanganan ini merupakan langkah awal untuk mendukung pengembangan sistem pemilu secara elektronik.

Kepala BPPT Hammam Riza mengatakan, BPPT dalam melaksanakan e-Pilkades punya rekam jejak cukup Panjang yakni sejak tahun 2009 sudah mulai dengan pelaksanaan e-voting. Hingga saat ini sudah 981 desa dan 18 Kabupaten yang sudah melaksanakan.

Dikatakan Hammam, ini merupakan sebuah percontohan agar Indonesia memiliki kepercayaan diri bisa melaksanakan pemilu elektronik tingkat Pilkada. Menurutnya, Ini merupakan bagian dari pembangunan negara kita menjadikan Indonesia dewasa dalam pelaksanaan demokrasi.

BPPT bersama Pemkab Sleman diharapkan dapat memberikan sebuah proses percontohan yang baik kepada seluruh masyarakat bahwa pemilihan secara elektronik ini adalah sebuah keniscayaan, ujar Hammam.

BPPT kata Hammam juga sangat terbuka melaksanakan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat dalam rangka kita menghela pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sleman melalui pemanfaatan teknologi.

Sementara, Bupati Sleman Sri Purnomo menyampaikan terima kasih kepada BPPT yang telah memberikan bimbingan untuk menyelenggarakan pemilihan kepala desa ditahun 2019 ini secara serentak dengan menggunakan sistem elektronik.

Purnomo berharap, dengan e-voting dalam rangka pilkades bisa lebih lancar, transparan serta kepastiannya yang tinggi. Dalam implementasinya nanti kami harap ada pendampingan dari BPPT hingga dapat berjalan dengan baik dan tidak mengalami kendala, tutupnya.

sumber :
https://www.bppt.go.id/teknologi-informasi-energi-dan-material/3571-bppt-kabupaten-sleman-sepakat-terapkan-pemilihan-kepala-desa-secara-elektronik