Dua pustakawan Institut Pertanian Bogor (IPB) yakni Sri Rahayu dan Ratnaningsih berhasil menjadi Juara II lomba Kajian Kepustakawanan Berbasis Kompetensi yang digelar oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (RI) pertengahan Agustus lalu.  Keduanya mengajukan makalah berjudul “Efektivitas Akuisisi Koleksi Repository di Perguruan Tinggi : Kasus Institut Pertanian Bogor”.

Pengkajian kepustakawanan dan karya tulis ilmiah merupakan unsur utama bagi Pustakawan Keahlian berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI Nomor 9 Tahun 2014 tentang Jabatan Fungsional Pustakawan dan Angka Kreditnya. Dengan melakukan dua butir kegiatan ini diharapkan akan terbentuk pustakawan profesional yang memiliki kompetensi dalam melakukan kajian kepustakawanan dan membuat karya tulis ilmiah.

Dalam rangka mendorong pustakawan mencapai kompetensi tersebut, maka Perpustakaan Nasional RI sebagai Instansi Pembina c.q. Pusat Pengembangan Pustakawan tahun 2018 menyelenggarakan kegiatan Kajian Kepustakawanan Berbasis Kompetisi, dan memilih tujuh proposal kajian terbaik melalui proses seleksi.

Ada beberapa topik kajian yang disuguhkan oleh Perpusnas diantaranya topik Perpustakaan Perguruan Tinggi : Gerakan Open Access Repositori Institusi Mewujudkan Sumber Daya Nasional untuk Peningkatan Kualitas Riset Pendidikan Tinggi.  Dengan terpilihnya proposal kepustakawan ini diharapkan menjadi penyemangat serta merangsang pustakawan lain untuk terus melakukan hal yang serupa.(dh/Zul)