Sampah plastik menjadi isu hangat terutama terkait dengan sampah di lautan. Indonesia dikenal menjadi salah satu negara yang memberikan kontribusi plastik tertinggi di dunia. Pakar Terumbu Karang Institut Pertanian Bogor (IPB),  Beginer Subhan, S.Pi, M.Si mengajak khalayak untuk mengurangi penggunaan sampah plastik untuk melindungi terumbu karang.
Hal tersebut disampaikan Staf Pengajar Departemen Ilmu dan Teknologi dan Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, IPB ini Sabtu (8/9) di Pusat Kebudayaan Amerika Serikat di @America, Jakarta dalam kegiatan diskusi dan nonton bareng film Chasing Coral. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Yayasan Terumbu Rupa bekerjasama dengan pihak @america dalam rangka menjelang Our Ocean Conference (OOC) 2018 di Bali. Dalam acara tersebut hadir pula penggiat lingkungan dari The Nature Conservancy, Rizya Ardiwijaya yang banyak berkecimpung di daerah konservasi di Perairan Kepala Burung Papua.
Dalam diskusinya Beginer Subhan, S.Pi, M.Si menyampaikan pula bahwa hasil penelitian di beberapa wilayah oleh para ahli terumbu karang dari Indonesia dan dunia mendapatkan bahwa ditemukan hal mengejutkan bahwa di daerah yang banyak sampah plastik kasus penyakit karang juga banyak terjadi. Oleh karena itu hal yang kecil yang dapat kita lakukan adalah mengurangi penggunaan plastik untuk menyelamatkan terumbu karang di Indonesia.  (*/ris)