JAKARTA – Yang Mulia (YM) Mr. Xiao Qian, Duta Besar RRT untuk Indonesia melakukan kunjungan kehormatan kepada Menteri, Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir, Kamis (5/4). Delegasi pendamping lainnya adalah Mr. Xie Chengsuo, Kepala Bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK)
Mr. Liu Lei, Sekretaris Kedua Bidang IPTEK, serta Mrs. Deng Yao, Atase Bidang Kebudayaan.

Membuka dialog, Menristekdikti menyampaikan selamat kepada YM Mr. Xiao Qian atas penempatannya sebagai Duta Besar RRT untuk Indonesia. RRT dan Republik Indonesia mempunyai hubungan kerjasama bilateral yang sangat memuaskan dalam empat tahun terakhir 2014 – sekarang.

Dalam kurun waktu empat tahun, Kemristekdikti dan dua partnernya di RRT (Kementerian Iptek dan Kementerian Pendidikan) telah meraih beberapa pencapaian, diantaranya:

(i) Penanda-tanganan 12 (dua belas) perjanjian kerjasama, meliputi ‘Memorandum of Understanding (MoUs), Implementing Arrangements (IAs), Plan of Action (PoA)’.

(ii) Kementerian Iptek RRT menjadi tuan rumah pada penyelenggaraan Komite Bersama ke-5 Bidang IPTEK bulan Agustus 2017.

(iii) Kemristekdikti menjadi tuan rumah penyelenggaran ‘Indonesia China Science, Technology and Innovation (STI) Forum’ akhir tahun 2017, sebagai rangkaian dari ‘High Level People Exchange Mechanism’ ke-3 (HLPEM-3) di Indonesia,

Kemristekdikti qq Menristekdikti juga selalu berpartisipasi pada HLPEM di Indonesia (2015), RRT (2016), di Indonesia (2017), dan akan dilaksanakan di RRT kembali pada tahun 2018 ini.

Beberapa perjanjian kerjasama yang telah ditandatangani sejak tahun 2015 sampai sekarang adalah sebagai berikut:

1. Memorandum of Understanding on Higher Education Cooperation.

2. Letter of Intent on Mutual Recognition of Academic Degrees and Qualifications in Higher Education.

3. Implementing Arrangement on Co-establishment Indonesia-China Joint Laboratory.

4. Implementing Arrangement on Co-establishment Indonesia-China Technology Transfer Center.

5. Implementing Arrangement on Scientist Exchange Program.

6. Memorandum of Understanding on Establishing the China-Indonesia Scholarship in Higher Education Program.

7. Memorandum of Understanding on Mutual Recognition in Academic Higher Education Qualifications.

8. Implementing Arrangement on Co-establishing Indonesia-China Joint Laboratory on Biotechnology.

9. Implementing Arrangement on Co-establishing Indonesia-China Joint Laboratory on High Temperature Gas-Cooled Reactor.

10. Plan of Actions on Science, Technology and Innovation Cooperation between the MoRTHE Indonesia and the MOST, PR China.

11. Implementing Arrangement on Co-Establishing Indonesia China Joint Research Center for Port Construction and Disaster Prevention and Mitigation between MoRTHE Indonesia and MOST, PR China.

12. Implementing Arrangement on Cooperation in Science Techno Parks (STP) between MoRTHE Indonesia and MOST, PR China.

Pada kesempatan itu, Menteri Nasir juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah RRT karena dalam kurun waktu 2014-2018, telah memberikan sejumlah 650 beasiswa kepada para pelajar Indonesia.

Disamping itu perkembangan kerjasama bidang ASEAN China bidang Iptek dan Inovasi juga sangat menggembirakan, karena Indonesia menjadi tamu kehormatan dalam peluncuran ASEAN China Year of Innovation yang akan diluncurkan pada tanggal 12 April 2018. Pada kesempatan kunjungan ke RRT 11-15 April 2018, Delegasi Kemristekdikti juga diundang untuk melakukan visitasi ke ‘Tsinghua University (High Temperature Gas Cooled Reactor), Xinan Southwest Jiao Tong University (RD Center on High Speed Train), Chengdu High Tech Industrial Development Zone’.

Untuk kemajuan bidang Iptek dan Inovasi lainnya, Menristekdikti dan Duta Besar RRT juga mengapresiasi program-program kerjasama bilateral lainnya seperti ‘Scientist Exchange Program’, yang mana Kemristekdikti telah mengusulkan 33 kandidat sampai akhir tahun 2017.

Pada akhir pertemuan, Menteri Nasir menyampaikan keyakinannya bahwa Indonesia dan RRT akan terus meningkatkan kerjasama yang baik dalam bidang Iptek Inovasi dan Pendidikan Tinggi. Selanjutnya beliau juga mengharapkan seusai kunjungan kerja ke RRT 11-15 April 2018, akan lebih banyak lagi kerjasama-kerjasama baru dan inovatif yang akan dilakukan.

Turut mendampingi Menristekdikti dalam pertemuan adalah Sekretaris Jenderal Ainun Na’im, Staf Ahli Menteri bidang Infrastruktur Iptekdikti Hari Purwanto, serta Nada Marsudi, Tri Sundari, Annisa Pranowo, dan Baginda dari Kemenristekdikti. (NM)