MEDAN – Mengawali Tahun 2018, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) kembali menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dengan mengusung tema “Ristek Dikti di Era Revolusi Industri 4.0”. Setelah tahun sebelumnya dilaksanakan di Yogyakarta, Rakernas kali ini, kembali diselenggarakan di luar Pulau Jawa yaitu di Universitas Sumatera Utara (USU).

Dalam Rakernas Kemenristekdikti 2018 ini dilakukan pembahasan untuk menyiapkan langkah-langkah yang dilakukan dalam pengembangan Iptek dan Pendidikan Tinggi di berbagai hal yaitu kelembagaan, bidang studi, kurikulum, sumber daya, serta pengembangan “cyber university”, riset dan pengembangan serta inovasi.

Bersama Rektor USU Runtung Sitepu, Sekretaris Jenderal Kemenristekdikti Ainun Na’im menggelar acara Konferensi Pers di Gedung Rektorat USU, Medan, Selasa (16/1).

Rektor USU Runtung Sitepu menyambut baik pelaksanaan Rakernas Kemenristekdikti 2018 di Medan, dan USU sebagai perguruan tinggi negeri tertua di pulau Sumatera siap menjadi tuan rumah yang baik bagi seluruh tamu undangan. Mewakili keluarga besar Universitas Sumatera Utara (USU) Runtung menyampaikan harapannya dan mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta undangan.

“Kami berharap agar Rakernas 2018 dapat berjalan dengan lancar dan memberikan hasil yang bermanfaat bagi pengembangan riset, teknologi dan pendidikan tinggi di Indonesia,” ujar Runtung.

Rakernas Kemenristekdikti 2018 juga akan diikuti sekitar 250 peserta yang berasal dari para pemangku kepentingan baik internal maupun eksternal di lingkungan Kemenristekdikti. Diantaranya, Eselon I dan II di lingkungan Kemenristekdikti, Kepala LPNK di bawah koordinasi Kemenristekdikti, Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri (PTN), Koordinator Kopertis seluruh Indonesia, Atase Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Balitbang/Deputi Kementerian terkait, serta institusi terkait lainnya.

Sesjen Ainun Na’im menambahkan, pada Rakernas Kemenristekdikti 2018 akan dilakukan evaluasi kinerja pelaksanaan program dan anggaran tahun 2017 serta outlook program dan anggaran 2018. Selain itu juga akan dibahas penuntasan Zona Integritas, Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) dan memastikan pencapaian Target Reformasi Birokrasi 2018.

“Rakernas ini dilakukan sebagai ajang konsolidasi bagi seluruh pemangku kepentingan Kemenristekdikti untuk merumuskan langkah dan kebijakan, agar semua target program pengembangan iptek dan pendidikan tinggi di tahun 2018 dapat direalisasikan secara optimal,” tegas Ainun.

Kemenristekdikti akan menghadirkan pula beberapa pembicara kunci seperti Sri Mulyani (Menteri Keuangan RI), Hayat Sindi (Senior Advisor to the IDB President), Yang Cau Lung (National Taiwan University of Science and Technology), Jangyoun Cho (Cyber Hankuk University of Foreign Studies), Adamas Belva Syah Devara (Founder dan CEO Ruangguru), dan Suyanto (Rektor AMIKOM) dalam agenda Rakernas 2018.

Untuk melengkapi kemeriahan acara Rakernas 2018 akan digelar pameran hasil produk- produk hasil riset maupun inovasi dari perguruan tinggi dan industri mulai tanggal 17 Januari di Gelanggang Mahasiswa USU.

Dalam rangkaian acara Rakernas, selasa (16/1) akan dilangsungkan acara Welcome Dinner Rakernas 2018 serta Anugerah Humas Perguruan Tinggi Negeri/Kopertis seluruh Indonesia tahun 2017. (WD)

Galeri