Publikasi karya tulis ilmiah (KTI) merupakan bagian penting bagi lembaga litbang, termasuk LAPAN. Salah satu indikator produktivitas suatu lembaga litbang dapat dilihat dari jumlah publikasi yang berdampak ilmiah tinggi serta terindeks skala nasional maupun internasional. Berlandaskan hal tersebut, LAPAN bersama Himpunan Peneliti Indonesia (Himpenindo) cabang LAPAN mengadakan kegiatan Workshop Penulisan Karya Tulis Ilmiah (KTI) di Jurnal Internasional yang berlangsung pada Rabu dan Kamis (2-3/5) di Balai Pertemuan Dirgantara, Kantor Pusat LAPAN, Rawamangun, Jakarta. Kegiatan tersebut diikuti oleh para peneliti dan perekayasa LAPAN.
 
Dalam sambutannya, Kepala LAPAN, Prof. Thomas Djamaluddin, mendorong para peneliti maupun perekayasa agar tergabung dalam berbagai organisasi profesi seperti Himpenindo bagi para peneliti dan Himperindo bagi para perekayasa. “Saya berharap dengan adanya dukungan dari Himpenindo dan para peneliti LAPAN dapat menambah jumlah profesor riset yang dimiliki oleh LAPAN” ia mengatakan.
Pada sesi pertama, kegiatan diisi dengan pemaparan materi dengan tema menentukan kebaruan penelitian menuju terbit di jurnal internasional. Peneliti Senior dan Ketua Editor Jurnal Atom BATAN, Prof. Evvy Kartini, selaku pembicara pertama memaparkan mengenai kiat-kiat menentukan kebaruan penelitian yang dimulai dari desain penelitian hingga penentuan referensi yang mutakhir.
Pembicara kedua, Prof. Wahyu Widada, menjelaskan mengenai pengalamannya selama menjalankan studi dan penelitian di Jepang. Menurutnya terdapat perbedaan budaya penelitian di Jepang yang lebih mengedepankan kelompok penelitian dibandingkan di Indonesia yang banyak melakukan kegiatan penelitian secara pribadi. Kemudian, pembicara ketiga, Prof. Heri Budi Wibowo menjelaskan mengenai kegiatan penelitian di lingkungan LAPAN khususnya materi tentang sistem propulsi.
Pada sesi kedua, dilanjutkan pemaparan materi dengan tema tips and tricks menerbitkan karya tulis ilmiah di jurnal internasional. Pembicara keempat, Prof. Erna Sri Adiningsih memfokuskan tentang pemilihan gaya bahasa yang ilmiah, pemilihan jurnal, serta mekanisme proses review. Kemudian pembicara kelima, Prof. Eddy Hermawan menjelaskan bahwa perlu adanya strategi yang tepat agar dapat mencapai jurnal internasional. Pembicara terakhir, Prof. Muchlisin Arief menjelaskan tentang tiga hal yang perlu diperhatikan yaitu mengenai penggunaan bahasa, kebaruan, dan pemilihan jurnal yang tepat.
Pada hari berikutnya, kegiatan diisi materi tentang kiat-kiat tembus ke Jurnal Internasional Bereputasi. Materi akan disampaikan oleh Prof. Musa Hubeis selaku Guru Besar IPB dilanjutkan bimbingan teknis penulisan KTI. Dengan adanya rangkaian kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan publikasi internasional di lingkungan peneliti dan perekayasa LAPAN.

sumber: https://www.lapan.go.id/index.php/subblog/read/2018/4457/LAPAN-Tingkatkan-Kualitas-Penulisan-untuk-Capai-Jurnal-Internasional/berita