Tim mahasiswa UGM berhasil meraih juara 1 dalam Indonesian Debate Competition – International Accounting Week ke-2, pada 2 Maret lalu di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Tim UGM yang bernama ‘Rumah Cokro’ ini diperkuat oleh Joko Susilo dan Alfath Bagus Panuntun El Nur Indonesia (FISIPOL) serta Safira Salsabila (Fakultas Hukum).
Kompetisi ini digelar oleh Himpunan mahasiswa Akuntansi (HIMA) FE UMY. Diikuti puluhan tim mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indoensia.
Joko Susilo mengatakan dalam kompetisi kali ini seluruh peserta diberikan sejumlah mosi untuk diperdebatkan bersama.  Terdapat sekitar 25 mosi yang diperdebatkan antara lain isu MEA, UMKM, inflasi dan efek harga BBM, legalisasi penjualan organ manusia,  hak suara narapidana, dan hukum pidana anak di bawah umur. Disamping itu juga isu terkait  kualitas guru, implementasi kurikulum 2013, kebijakan hukuman mati, wajib militer untuk generasi muda, tindak korupsi dan pemilu dan peran parpol dalam demokrasi.
“Predikat juara 1 berhasil diraih tim UGM setelah berhasil mengalahkan tim Universitas Airlangga dalam babak final dengan mosi ‘Golput Dalam Pemilu sebagai Bukti Rendahnya Jiwa Nasionalisme’,” terangnya, Selasa (5/4) di Kampus UGM.
Joko Susilo mengaku bangga atas prestasi yang telah mereka raih. Melalui perlombaan debat ini tidak hanya mencetak prestasi tetapi bisa menjadi ruang untuk berdialektika,  beretorika serta mendorong peningkatan kapasitas diri.
“Semoga mahasiswa UGM semakin aktif berprestasi dalam bidang masing-masing,” harapnya. (Humas UGM/Ika)