PIH UNAIR – Program studi S-2 K3 Fakultas Kesehatan Masyarakat Univeritas Airlangga patut berbangga. Salah satu mahasiswanya Ahadin Syarifudin Fahmi Adimara terpilih sebagai Local Guides yang diundang ke kantor Google di Mountain View, California, Amerika Serikat untuk mengikuti event Local Guides Summit 2017.
Penghargaan itu ia dapat lantaran dirinya kerap berkolaborasi dengan Google Maps untuk mempromosikan destinasi wisata di Indonesia. Di California, ia bersama 150 Top Kontibutor Local Guides dari 62 negara mendapat sambutan hangat dari manajemen Google.
Tahun 2017 ini merupakan tahun kedua penyelenggaraan Local Guides Summit. “Berbasis data dari panitia, tahun ini 150 peserta terpilih Local Guides Summit 2017 telah bersaing secara kualitas menggugurkan 50 juta Local Guides dari seluruh dunia. Ga ngebayangin sampai dititik ini,” ujar Fahmi yang merupakan Pondok Pesantren MBI Amanatul Ummah Pacet Mojokerto.
Luiz André Barroso, vice president of engineering on Google Maps dalam pidatonya mengatakan, Local Guides Summit merupakan penghargaan atas upaya Local Guides dalam berkontribusi di wilayah masing-masing. Dalam pidatonya ia membahas cara-cara yang dapat dilakukan Local Guides dalam membantu pengguna Google Maps dan komunitas regional.
Di California, seluruh peserta diajak mengelilingi kantor pusat Google. Mereka diajari photowalk yang baik dan benar serta diajak berdiskusi dengan tim inti beberapa aplikasi milik Google, seperti Google Maps, Google Mail, Google My Bussines, Google Street View, dan Google Earth.
Capaian
Hasil bidikan Fahmi menggunakan kameranya tidak diragukan lagi. Beberapa kali profil dan hasil karyanya difeature di beberapa platform Google Maps sebagai salah satu Inspiring Local Guides. Sebagai penghargaan, akun instagram @fahmiadimara miliknya difollow oleh akun resmi @GoogleMaps.
Salah satu portofolio fotografi miliki Fahmi digunakan sebagai background resmi di laman Google Local Guides selama satu tahun penuh pada 2016 silam. Beberapa karya fotonya juga dipakai oleh Google Local Guides sebagai cover presentasi Local Guides di seluruh dunia.
Selain itu, Fahmi juga menjadi salah satu dari 100 besar profesional terpercaya Google Street View di Indonesia. Tugasnya adalah memberikan kontribusi foto real time dengan tipe foto 360 ke Google Maps.
Fahmi tak hanya mengenyam pendidikan formal di FKM UNAIR, ia juga menggerakkan komunitas pemuda di Surabaya dalam menambah pengalaman berkarir di bidang fotografi. Selain itu, ia juga menjadi koordinator dan penggerak komunitas Local Guides Surabaya, Sidoarjo, Jawa Timur, dan Indonesia.
Meski bidang kesehatan dan fotografi adalah dua hal yang berbeda, Fahmi mengaku banyak ilmu yang ia dapat selama kuliah yang sangat berguna sebagai bekal dalam meniti karir. Menurutnya, kuliah bukan hanya untuk menuntut ilmu, namun yang lebih penting ialah memanfaatkan ilmu hingga mampu bermanfaat untuk orang sekitar serta mampu meraih prestasi.
Mahasiswa berprestasi S-2 K3 FKM UNAIR mengaku tak pernah berhenti dalam meraih prestasi. Ia masih menyimpan asa melanjutkan pendidikan ke luar negeri untuk mendukung karirnya di bidang fotografi.
“Bagi saya, melalui kesempatan di program Local Guides dan Street View Trusted Photographer saya bisa memperkenalkan Indonesia dan dikenal oleh mata dunia,” ujar Fahmi yang pekan depan akan terlibat dalam expedisi bersama fotografer kelas dunia dan Ambassador Qatar Airways asal Dubai, Herosdem.
Kepada mahasiswa, Fahmi membagi tipsnya untuk bisa meraih prestasi dalam perkuliahan. “Setiap pilihan pasti ada konsekuensinya, terutama seperti saya yang memilih untuk kuliah, bisnis, dan organisasi. Yang terpenting adalah bagaimana bisa berkomitmen terhadap prioritas utama dan selalu bertanggung jawab terhadap pilihan-pilihan yang diambil,” imbuhnya. (PIH UNAIR)