Sebagai salah satu langkah mewujudkan tekad terus memberi manfaat kepada masyarakat, Universitas Padjadjaran melakukan Kunjungan Kerja Unpad Nyaah ka Jabar sekaligus memperkenalkan program Aliansi Strategis Universitas Padjadjaran – Jawa Barat (ASUP Jabar) ke Kabupaten dan Kota Sukabumi, Senin (4/4) kemarin.

Kunjungan kerja diawali dengan menjelajahi pantai Ujung Genteng dan geopark Ciletuh di Kabupaten Sukabumi. Geopark Ciletuh adalah salah satu geopark nasional yang kini sedang mengejar status sebagai geopark internasional yang diakui badan PBB, UNESCO. Sejak awal, tim Fakultas Geologi Unpad terlibat penuh mengawal pengembangan geopark Ciletuh ini.

Usai menjelajah pantai Ujung Genteng dan geopark Ciletuh pada 2-3 April 2016, Rektor yang datang bersama para Wakil Rektor, Dekan, dan Direktur, mengunjungi Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi di Palabuhanratu. Dalam kunjungan tersebut,  Rektor dan pimpinan Unpad diterima oleh Wakil Bupati Sukabumi, Adjo Sardjono, beserta sejumlah pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkab Sukabumi.

“Pembangunan wilayah tidak bisa dilakukan hanya oleh satu wilayah itu sendiri. Akan ada saling keterkaitan dengan wilayah lain, sinergi dengan pihak lain. Untuk mendorong pembangunan wilayah tersebut, kami menggagas ASUP Jabar,” ujar Rektor.

Lebih lanjut Rektor mengatakan, motor penting bagi pembangunan wilayah adalah sumber daya manusia (SDM). Jika SDM di daerah tersebut baik maka pelaksanaan pembangunan, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan juga akan berjalan dengan baik.

“Salah satu fungsi universitas adalah memperkuat kapasitas SDM. Kami siap membantu meningkatkan kemampuan SDM sesuai dengan karakteristik permasalahan yang terjadi di daerahnya masing-masing,” jelas Rektor.

Sementara Wakil Bupati Sukabumi, Adjo Sardjono, menyambut baik inisiatif Unpad dalam mendorong percepatan pembangunan wilayah di daerahnya. “Kerja sama ini mudah-mudahan dapat meringankan kami, terlebih saat telah memasuki Masyarakat Ekonomi ASEAN. Kami berterima kasih atas kesediaan Unpad dalam membantu pembangunan di Jabar,” ujar Wakil Bupati yang juga alumni FISIP Unpad itu.

Usai berdialog, Rektor menunjuk Dekan Fakultas Teknik Geologi Unpad, Dr. Vijaya Isnaniawardhani, Ir., MT., menjadi semacam “Duta Besar” Unpad dalam berkomunikasi dengan tim dari Kabupaten Sukabumi.

Kota Sukabumi

Rektor Unpad, Prof. Tri Hanggonio Achmad (berdiri) dan Wali Kota Sukabumi H. Mohamad Muraz, SH., MM. (duduk di tengah) di Kantor Wali Kota Sukabumi, Senin (4/4).

Sementara di Kota Sukabumi, Rektor dan pimpinan Unpad diterima oleh Wali Kota Sukabumi H. Mohamad Muraz, S.H., MM., beserta sejumlah jajaran SKPD dan perwakilan SMA/sederajat di kota tersebut.

“Pemerintah daerah akan kurang cepat melakukan pembangunan daerah jika tidak bekerja sama dengan perguruan tinggi karena di sana banyak penelitian ilmiahnya, ada kajian teoritisnya. Sedangkan pemerintah daerah seringkali terjebak pada rutinitas sehingga sinergi ini memang perlu dibangun,” ujar Wali Kota Sukabumi.

Pada kesempatan tersebut, selain kembali mengingatkan adanya program afirmasi Unpad Nyaah ka Jabar bagi lulusan SMA/sederajat, Unpad juga menawarkan program beasiswa Star Project, kerja sama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dengan Unpad, bagi PNS pengelola keuangan untuk kuliah di Magister Manajemen Fakultas Ekonomi & Bisnis Unpad.

“Kita alokasikan 1 orang untuk setiap kota/kabupaten di Jawa Barat, tapi jika ada yang tidak mengisi maka alokasinya bisa saja diberikan untuk kota/kabupaten lain. Dana yang ditanggung adalah biaya pendidikan dan tunjangan hidup,” ujar Dekan FEB Unpad, Nury Effendi, SE., MA., PhD.

Untuk berkomunikasi dengan tim Pemerintah Kota Sukabumi, Rektor Unpad menunjuk Wakil Rektor Bidang Tata Kelola dan Sumber Daya, Dr. Sigid Suseno, SH., M.Hum., sebagai ketua tim.