Surabaya, 18 Oktober 2017

Spektronics Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya adalah tim Chem-E-Car yang pertama di Indonesia. Chem-E-Car merupakan sebuah prototipe mobil berenergi bahan kimia. Tim Spektronics ITS berdiri pada tahun 2010, atas tantangan dari dosen Kimia ITS, Hamzah Fansuri SSi MSi PhD, kepada lima mahasiswa ITS. Setiap tahunnya, tim Spektronics ITS memproduksi prototipe mobil dengan berbagai inovasi untuk dilombakan dan sampai sekarang telah memiliki 14 generasi mobil.

Setiap generasi mobil memiliki prestasi sendiri-sendiri. Mulai dari mobil generasi pertama yang meraih Best Design dan 3rd Place Poster di Taiwan Chem-E-Car Competition 2010, generasi ke-2 meraih 2nd Place Poster and Presentation di Malaysia Chem-E-Car Competition 2010, generasi ke-3 meraih 1st Place di Indonesia Chem-E-Car Competition (ICECC) 2011 dan 3rd Place Poster di Germany Chem-E-Car Competition 2011, generasi ke-4 meraih Big Five Place di Malaysia Chem-E-Car Competition 2010, generasi ke-5 meraih 2nd Place Race and Poster di ICECC 2013, dan generasi ke-6 meraih 1st Place and 3rd Place Poster di Australia Chem-E-Car Competition 2013.

Sementara generasi ke-7 meraih 1st Place Poster dan 3rd Place Winner di ICECC 2014, generasi ke-8 meraih 2nd Place di ICECC 2014 dan 4th Place Race di Australia Chem-E-Car Competition 2014, generasi ke-9 meraih Best Concept and Presentation di ICECC 2015 dan 6th Place di Chemeca APPChe 2015. Sedang generasi ke-10 yang disebut Spektronics X meraih 1st Winner di ICECC 2015, 2nd Runner Up di Chemeca APPChe 2015, Best Poster di Malaysia Chem-E-Car Competition 2016, dan 1st Race di Chemeca Adelaide 2016. Generasi ke-11 meraih 1st Winner di ICECC 2016, dan generasi ke-12 meraih Best Economical Car di ICECC 2016. Sampai pada tahun 2017 yaitu generasi ke-13 yang disebut Spektronics Aerio Superior meraih 1st Winner dan 4th Place Poster di Malaysia Chem-E-Car Competition, serta generasi ke-14 yang meraih 1st Winner di Indonesian Chem-E-Car Competition (ICECC) 2016.

Berbagai negara telah dikunjungi tim untuk berkompetisi antara lain Malaysia, Taiwan, Australia, bahkan Jerman. Semua ini hanya untuk satu tujuan yaitu mengharumkan nama almamater, terutama untuk Indonesia tercinta. Walaupun telah menuliskan rekam jejak yang sangat baik di berbagai Negara, tetapi tim Spektronics bertekad akan terus melakukan ekspansi ke berbagai negara lainnya.

Tahun ini, Negeri Paman Sam menjadi target berikutnya. Dengan generasi mobil ke-13 yaitu Spektronics Aerio Superior, tim Spektronics ITS siap berkompetisi di ajang bergengsi AIChE Chem-E-Car Competition 2017 pada 28 – 29 Oktober mendatang di Minneapolis, Amerika Serikat (AS).

Spektronics Aerio Superior atau biasa disebut Spektronics AS adalah mobil gas bertekanan dengan memanfaatkan reaksi dekomposisi Hidrogen Peroksida (H2O2) dengan katalis Ferum (III) klorida (FeCl3) yang menghasilkan gas oksigen (O2) bertekanan dan air (H2O). Gas bertekanan akan menggerakkan mobil melalui pneumatik. Sistem pneumatik digunakan sebagai mesin penggerak mobil. Sistem dilengkapi dengan roller valve untuk mengontrol pergerakan pneumatik. Tidak dibutuhkan reaksi untuk stopping mechanism, melainkan berdasarkan hasil reaksi dekomposisi untuk bergerak dan memberhentikan mobil. Sehingga mobil berhenti apabila gas oksigen telah habis.

Chassis Spektronics AS terbuat dari akrilik yang merupakan material ringan untuk meminimalkan energi yang dibutuhkan untuk bergerak. Mobil juga dilengkapi dengan Safety Valve untuk meminimalkan bahaya dari gas bertekanan dengan melepas gas ketika tekanan gas melebihi 8 bar. Gas yang dilepaskan merupakan oksigen sehingga sangat ramah lingkungan dan liquid dari katalis dapat digunakan kembali. Oleh karena itu, tidak terdapat bahan kimia yang berbahaya yang diguanakan, sehingga Spektronics AS disebut sebagai mobil ramah lingkungan.

Spektronics AS memiliki dimensi 36,8 cm panjang, 25,0 cm lebar, dan 29.0 cm tinggi dan dengan massa 7.500 gram. Reaktor yang digunakan terbuat dari bahan yang memiliki daya tahan korosi yang sangat baik yaitu SS316. Reaktor memiliki batas tekanan maksimum 22 bar dan telah tersertifikasi oleh PT Agibatandre Karya Mandiri. Selanjutnya, terdapat Double Regulator yang memiliki peran untuk mengontrol flow rate gas dan memisahkan gas dari zat pengotor sehingga gas yang di lepas merupakan gas oksigen yang bersih.

AIChE adalah kependekan dari American Institute of Chemical Engineers yang merupakan organisasi keprofesian internasional untuk disiplin ilmu Teknik Kimia. AIChE memiliki agenda setiap tahunnya, salah satunya yaitu AIChE Chem-E-Car Competition. Kompetisi ini diikuti oleh berbagai negara yang telah diseleksi dari setiap regional.

Untuk kesekian kalinya diselenggarakan dan pada tahun ini, tim Spektronics ITS menjadi tim pertama dan satu-satunya wakil dari Indonesia di ajang AIChE Chem-E-Car Competition sebagai peserta internasional. Dalam kompetisi ini, keakuratan mobil yang dikompetisikan. Kompetisi berupa menjalankan mobil dengan jarak antara 15-30 meter dan membawa suatu muatan yaitu air dengan jumlah tertentu tertentu. Mobil yang memiliki error jarak yang paling kecil akan menjadi pemenangnya. (HUMAS ITS)